Manajemen File dan Direktori di linux

Manajemen file adalah metode yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. Pengertian manajemen file secara umum dapat juga diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan penyimpanan, penempatan, pengumpulan, pemeliharaan dan sejenisnya .

Manfaat Manajemen File

Ada banyak manfaat manajemen file, diantaranya:

  • Dapat mengurangi resiko kehilangan file dikarenakan terhapus secara tidak sengaja, tertimpa file baru, dan hal lain yang tidak kita inginkan.
  • Memudahkan Pencarian File
  • Menghemat kapasitas penyimpanan dengan melakukan penghapusan file atau data yang sudah tidak dipakai.

Fungsi Manajemen File

Setelah membaca pengertian dari manajemen file pasti kita tahu apa saja fungsi dari manajemen file, diantaranya:

  • Penciptaan, modifikasi, dan penghapusan file-file
  • Mekanisme pemakaian file secara bersama
  • Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan dari kejadian yang tidak diinginkan.

Jenis File pada Linux

  • User Data: merupakan file-file yang murni diciptakan oleh user untuk menyimpan data misalnya file task, document.
  • Sistem Data: file yang digunakan oleh sistem linux untuk melakukan proses misalnya batch file.
  • File Executable: berisi informasi yang dikenal komputer sebagai instruksi-instruksi, dapat dijalankan secara langsung oleh user misalnya ping.

Sistem operasi linux mempunyai aturan dalam penamaan file. Seperti nama file maksimal terdiri dari 256 karakter dan dapat menggunakan tanda titik (.), dash (-), underscore (_) .

Operasi File

Membuat file, bisa menggunakan perintah touch contohnya

$ touch namafile

Menghapus file, bisa menggunakan perintah rm contohnya

$ rm namafile

Memindahkan dan mengubah nama file, bisa menggunakan perintah mv contohnya

$ mv asal tujuan

Menyalin file, bisa menggunakan perintah cp contohnya

$ cp asal tujuan

Manajemen Direktori

Membuat direktori, menggunakan perintah mkdir

$ mkdir namadirektori

Menghapus direktori, menggunakan perintah rmdir

$ rmdir namadirektori

Memindahkan direktori, menggunakan perintah mv

$ mv direktoriasal tujuan

Menyalin direktori, menggunakan perintah cp

$ cp direktoriasal tujuan 

Berpindah direktori, menggunakan perintah cd

$ cd direktoritujuan

Menampilkan direktori aktif, menggunakan perintah pwd

$ pwd

Mencari direktori dan file, menggunakan perintah find

$ find lokasi yangdicari

Mengkompress direktori, menggunakan perintah tar

$ tar -cvf  namabaru.tar lokasi

Mungkin itu saja pembahasan mengenai manajemen file dan direktori pada sistem operasi linux, semoga bermanfaat.

Default image
fariqfgi

Leave a Reply